Penelitian ini merupakan basic research dengan tujuan untuk menguak lebih dalam apakah dalam pengambilan keputusan suatu perusahaan oleh seorang Direktur Utama juga tidak lepas akan framing effect dan mendalami efek self efficacy yang dimiliki oleh seorang “atasan” berpengaruh dalam kebijakan yang dibuatnya. Dalam Teori Prospek yang mengamati fenomena perilaku manusia yang khususnya dalam pengambilan keputusan. Teori Prospek memprediksi bahwa keputusan yang diambil seseorang akan bergantung pada suatu informasi yang dibingkai sehingga dapat melihat dari satu perspektif saja, (Kahneman, 2011; Cahyanti et al., 2021). Selain itu keputusan juga dipengaruhi oleh Self efficacy yang berkaitan dengan keyakinan diri seseorang dalam mencapai tujuan yang ditetapkan dan cara mengatasi risiko yang sedang dihadapi sehingga membentuk persepsi dalam menilai kemampuannya sendiri terhadap suatu tugas yang dikerjakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan melakukan wawancara singkat untuk mendalami hasil dan memperoleh data atau informasi yang dibutuhkan. Beberapa peneltian framing effect dan self efficacy mengacu pada pemilihan bentuk investais. Namun penelitian ini mendalami efek dari framing effect dan self efficacy yang dialami oleh Direktur Utama dalam mengambil keputusan dan menetapkan kebijakan yang dibuatnya dalam perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya terdapat framing effect dan efek self efficacy dalam pengambilan kebijakan perusahaan yang dilakukan oleh Direktur Utama.
Copyrights © 2025