Penelitian ini mengeksplorasi peran pantun ngaruat lembur dalam pembentukan dan representasi ruang adat masyarakat Kasepuhan Gelaralam. Melalui pendekatan etnografi interpretatif dan analisis naratif terhadap pantun yang dilantunkan dalam ritus perpindahan kampung, ditemukan bahwa pantun berfungsi sebagai sistem pengetahuan spasial yang hidup. Pantun tidak hanya menyampaikan nilai kosmologis dan struktur sosial, tetapi juga menyusun orientasi ruang, fungsi permukiman, serta hubungan manusia dengan leluhur dan alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun merupakan teks arsitektural yang aktif memproduksi ruang melalui simbol, narasi, dan ritus kolektif. Studi ini menegaskan pentingnya tradisi lisan sebagai sumber sahih dalam kajian arsitektur vernakular dan pelestarian budaya lokal. Kata kunci: pantun ngaruat lembur, ruang adat, arsitektur vernakular, tradisi lisan, Kasepuhan Gelaralam
Copyrights © 2025