Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi karakter dan kecerdasan anak sejak dini, namun masih banyak tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran pengelola PAUD dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif di PAUD Kendedes Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola memiliki peran sentral dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program inklusif, serta dalam membangun budaya sekolah yang menghargai keberagaman. Temuan utama mencakup peran kepemimpinan transformasional pengelola yang mampu menggerakkan kolaborasi antar guru, orang tua, dan masyarakat meskipun dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, rendahnya pemahaman guru, dan partisipasi masyarakat yang minim. Kesimpulannya, pengelola PAUD yang visioner, kolaboratif, dan inspiratif menjadi faktor kunci dalam menciptakan sistem pendidikan anak usia dini yang ramah terhadap semua anak, adil, dan adaptif terhadap keberagaman. Kata Kunci: pendidikan inklusif, pendidikan anak usia dini, kepemimpinan, manajemen sekolah, keberagaman, pengelola PAUD.
Copyrights © 2025