Brain rot adalah kondisi menurunnya kinerja otak yang terjadi karena terlalu sering mengonsumsi konten yang tidak bernilai positif dalam kurun waktu yang lama. Fenomena brain rot sering dialami oleh peserta didik di era digital ini. Peserta didik yang mengalami brain rot ditandai dengan menurunnya kemampuan kognitif, kemerosotan moral serta melemahnya kehidupan rohani. Fenomena ini jelas bertentangan dengan nilai-nilai iman kristen karena dapat merusak pola pikir dan perilaku peserta didik. Dalam konteks ini, kehadiran Pendidikan Agama Kristen adalah sebagai benteng pertahanan rohani yang tidak hanya mengajarkan tentang pengetahuan teologis, tetapi juga berfungsi melindungi peserta didik dari dampak negatif perkembangan teknologi di era digital. Melalui pendidikan agama kristen, peserta didik diarahkan untuk memiliki iman yang teguh, mampu membedakan yang benar dan yang salah, aktif dalam persekutuan iman serta mampu menemukan kebenaran sejati melalui pemahaman firman Tuhan. Pendidikan agama kristen menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan rohani peserta didik di tengah arus budaya digital yang berpotensi menggerus iman, merusak cara berfikir dan karakter peserta didik.
Copyrights © 2025