Trauma okular merupakan salah satu penyebab utama terjadinya morbiditas visual unilateral yang dapat melibatkan adanya kerusakan pada lensa, baik berupa dislokasi maupun kekeruhan lensa. Katarak traumatika terjadi pada kasus trauma okular dapat terjadi secara cepat maupun lambat. Tujuan untuk membahas tatalaksana katarak traumatika yang disertai dengan rupture kapsul lensa posterior. Seorang pria berumur 30 tahun datang ke klinik mata utama Gresik dengan keluhan mata perlahan kabur, terasa silau dan terkadang penglihatan ganda. Keluhan ini bermula setelah 1 bulan yang lalu pasien terkena jambu yang dibawa kelelawar pada mata kiri. Pada pemeriksaan visus didapatkan mata kiri 4/60. Pada segmen anterior terlihat adanya kekeruhan sebagian lensa mata berbentuk Bintang. Pada saat operasi sebelum proses insisi, terlihat juga adanya ruptur kapsul posterior. Ekstraksi katarak dilakukan dengan metode fakoemulsifikasi dan selanjutnya dilakukan pemasangan lensa intraokuler (LIO) polymethylmethacrylate (PMMA) serta bebat selama 24 jam. Seminggu setelahnya pasien mengalami peningkatan ketajaman penglihatan menjadi 0,9. Kesimpulan; Trauma okular merupakan penyebab signifikan kehilangan penglihatan. Katarak traumatik cukup menantang untuk ditangani. Evaluasi praoperatif dan intraoperatif penting dalam mempertimbangkan intervensi yang akan diberikan kepada pasien.
Copyrights © 2025