Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji penguasaan siswa terhadap mengalihkan bentuk representasi guna menyelesaikan masalah kovariasional pada materi statistika. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika yang disajikan dalam berbagai bentuk representasi seperti tabel, grafik, verbal, dan simbol. Penelitian ini dikonstruksi menggunakan paradigma deskriptif-kualitatif dengan strategi studi kasus sebagai landasan eksplorasi data. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Sungai Kakap yang dipilih berdasarkan hasil tes kemampuan translasi representasi. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara semi terstruktur. Data dianalisis berdasarkan empat indikator kemampuan translasi representasi, yaitu membongkar sumber, koordinasi awal, mengonstruksi target, dan menentukan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu melakukan seluruh proses translasi representasi dengan baik dan akurat. Siswa dengan kemampuan sedang mampu menyelesaikan proses translasi dengan beberapa kesalahan pada tahap koordinasi atau kesetaraan. Sedangkan siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan hampir di semua indikator, terutama pada tahap mengonstruksi target dan menentukan kesetaraan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai bentuk representasi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Copyrights © 2025