Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi financial distress dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan pada 4 perusahaan yang bergerak pada sektor usaha jasa infrastruktur subsektor konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021-2023. Analisis data dilakukan dengan melakukan perhitungan financial distress untuk masing-masing perusahaan. Metode Altman Z-Score yang digunakan dalam penelitian ini dengan melihat pengukuran yang terdiri atas: Working capital to total asset; Retained earning to total asset; EBIT to total asset; Market value of equity to market value of debt. Hasil analisis financial distress menggunakan metode Altman Z-Score pada empat perusahaan jasa infrastruktur subsektor kontruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat satu perusahaan yang berada pada kondisi grey area (zona abu-abu dimana masalah keuangan harus segera diatasi) pada tahun 2022 yaitu BDKR. Sedangkan tiga perusahaan yakni, FIMP, SMKM dan KRYA berada pada kondisi keuangan yang sehat.
Copyrights © 2025