Sorbet merupakan produk makanan beku yang digemari oleh berbagai kalangan usia karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Popularitasnya semakin meningkat seiring dengan tren gaya hidup sehat. Masyarakat kini mulai mencari alternatif makanan penutup yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Oleh karena itu, inovasi pengembangan sorbet berbahan dasar lokal menjadi peluang strategis dalam mendukung konsumsi pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi bahan lokal seperti pakcoy (Brassica rapa subsp. chinensis) dan tape (fermentasi singkong) sebagai bahan dasar sorbet yang tidak hanya lezat tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan kepada ibu-ibu rumah tangga di Dusun Ngablakrejo, Menganti, Gresik. Metode yang digunakan meliputi registrasi peserta, pre-test, penyampaian materi dan demonstrasi produk, pembagian sampel dan quiz, serta post-test dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan bahan lokal seperti pakcoy dan tape mampu menghasilkan sorbet dengan cita rasa yang unik dan menarik. Produk yang dihasilkan juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik, khususnya serat, prebiotik, dan probiotik. Hal ini menunjukkan potensi besar sorbet sebagai pangan fungsional berbasis bahan lokal. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong diversifikasi pangan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pangan sehat berbahan lokal dan mendorong pengembangan inovasi sorbet lokal yang potensial.
Copyrights © 2025