Cadangan gas alam Indonesia terus menurun, sementara permintaan semakin meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, biomassa kelapa sawit yang melimpah dan terbarukan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif untuk menghasilkan syngas melalui proses pirolisis dengan penambahan katalis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan bakar gas dari limbah batang kelapa sawit, menentukan rasio optimum katalis Ni-Cu dalam produksi syngas, serta menganalisis komposisi syngas yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi metana (CH₄) tertinggi sebesar 16,0% diperoleh pada rasio Ni:Cu = 1:5, menandakan bahwa Cu berperan penting dalam meningkatkan pembentukan metana. Sebaliknya, konsentrasi CO tertinggi sebesar 30,2% diperoleh pada rasio Ni:Cu = 4:1, yang menunjukkan peran dominan Ni dalam menghasilkan CO melalui dekomposisi termal. Kadar CO₂ meningkat seiring bertambahnya rasio Cu akibat proses dekarboksilasi biomassa yang lebih dominan. Uji nyala api menunjukkan bahwa syngas dengan rasio Ni tinggi menghasilkan nyala biru sedangkan syngas dengan rasio Cu tinggi menghasilkan nyala kuning.
Copyrights © 2025