Air berperan dalam berbagai proses fisiologis tanaman, seperti fotosintesis dan transportasi nutrisi. Kekurangan air menurunkan kualitas serta kuantitas tanaman termasuk buah melon. Salah satu teknologi irigasi yang dapat diterapkan untuk tanaman hortikultura adalah sistem irigasi tetes. Irigasi tetes merupakan teknologi dalam bidang pertanian yang efisien dan efektif dalam mendistribusikan air sesuai kebutuhan tanaman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan edukasi secara langsung kepada petani P2L Ijo Royo - Royo serta mengetahui estimasi kebutuhan air pada tanaman melon di Greenhouse P2L Ijo Royo- Royo yang berada di Kota Madiun. Kegiatan dilakukan melalui tahapan edukasi penyuluhan, implentasi pemasangan irigasi tetes, dan evaluasi efesiensi irigasi tetes berdasarkan debit (Q) dan laju tetesan emitter (EDR). Hasil pengukuran menunjukkan debit total (Q) yang dihasilkan sebesar 27,9 liter per jam, dengan rata-rata 2,79 liter per jam, yang mencerminkan volume air yang dialirkan per waktu. Laju tetesan emitter (EDR) sebesar 22,32 mm/jam, yang mencerminkan kecepatan air oleh setiap emitter. Implementasi sistem irigasi tetes dapat membantu petani P2L Ijo Royo-Royo menghemat air dan meningkatkan hasil panen. Namun, diperlukan pemantauan berkala untuk menjaga stabilitas debit agar sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Copyrights © 2025