Kabupaten Bengkalis sebagai kota yang berdekatan dengan Negara Malaysia dan Singapore memiliki mobilitas manusia yang cukup tinggi dalam membawa kebudayaan, sehingga memungkinkan menjadi tempat potensial bagi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya daya mobilisasi gerakan penanganan penyalahgunaan narkotika. Pengabdian ini bertujuan memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Bengkalis tentang penyalahgunaan narkotika. Hasil pengabdian ini sebagai berikut:Pertama, dampak dari penyalahgunaan Narkotika akan mengganggu ketertiban masyarakat, untuk itu dibutuhkan peran serta tokoh masyarakat dan masyarakat dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkotika, sedangkan aparat penegak hukum terutama Polri menjadi fasilitator dan pendukung kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dalam penanggulangan Narkotika. Kedua, ketercapaian sasaran untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Diharapkan peran serta masyarakat, terutama tokoh masyarakat sebagai aktor utama dalam menggerakkan dan memberi pengaruh positif terhadap kelangsungan program pencegahan penyalahgunaan narkotika. Tokoh masyarakat harus mampu merangkul semua elemen masyarakat mulai dari orang tua, anak-anak, remaja, sekolah hingga organisasi sosial masyarakat agar program tersebut dilaksanakan sepenuhnya oleh semua anggota masyarakat. Masyarakat memiliki peran dan posisi strategis dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).
Copyrights © 2023