Perkembangan teknologi digital telah memudahkan akses masyarakat terhadap hiburan daring, termasuk judi online, yang kini tidak hanya menjangkiti masyarakat perkotaan tetapi juga pedesaan. Fenomena ini menjadi perhatian serius di Desa Margasari, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, karena rendahnya literasi digital masyarakat membuat mereka rentan terhadap dampak negatif judi online. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa melaksanakan kegiatan penyuluhan partisipatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya judi online. Kegiatan ini melibatkan 40 peserta yang terdiri dari pemuda-pemudi, bapak-bapak, dan ibu-ibu. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi interaktif, dan penyebaran leaflet serta poster edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat lintas generasi, yang ditandai dengan respon positif peserta dalam sesi tanya jawab, berbagi pengalaman, dan komitmen untuk mencegah praktik judi online di lingkungannya. Pemuda berperan sebagai agen perubahan, bapak-bapak memperkuat kontrol ekonomi rumah tangga, dan ibu-ibu menekankan pengawasan sosial serta keharmonisan keluarga. Kesimpulannya, penyuluhan interaktif berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan memperkuat ketahanan sosial desa terhadap ancaman judi online.
Copyrights © 2026