Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila (PP) di SD Supriyadi 02 Semarang, yang berfokus untuk meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, Dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes formatif dan refleksi dari siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam partisipasi siswa, dengan 66% siswa aktif berpartisipasi secara aktif dan 55% siswa menunjukkan keterlibatan yang sangat baik dalam pembelajaran. Selain itu, tes formatif juga menunjukkan bahwa 76% siswa memperoleh nilai baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) terbukti dapat memberikan dampak positif terhadap minat belajar dan keterlibatan siswa. Selain itu, penting untuk melibatkan orang tua dan komunitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bermakna. Penerapan pendekatan ini tidak hanya dapat meningkatkan hasil akademis, tetapi juga membantu dalam pengembangan keterampilan sosial dan emosional yang penting bagi kemajuan siswa.
Copyrights © 2025