Kethoprak gaul program studi pendidikan bahasa dan sastra Jaw FBS Unnes senantiasa melakukan konvensi dan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan ciri khusus kethoprak gaul program studi pendidikan bahasa dan sastra Jawa FBS Unnes, 2) mendeskripsikan bentuk kreativitas kethoprak gaul program studi pendidikan bahasa dan sastra Jawa FBS Unnes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer penelitian ini adalah 4 naskah kethoprak sedangkan sumber data sekunder penelitian ini adalah dokumentasi video pagelaran kethoprak gaul yang dapat diakses melalui youtube dan artikel ilmiah terkait kethoprak gaul yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah terakreditasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah simak dan catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan dengan tiga tahap utama 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kethoprak Gaul yang dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FBS Unnes menampilkan ciri khas yang menonjol melalui perpaduan unsur tradisional dan modern secara harmonis. Ciri khas kethoprak gaul unnes dapat dilihat dari campuran bahasa Jawa tradisional dan bahasa gaul/modern, humor dan improvisasi dalam dagelan, reinterpretasi cerita sejarah klasik secara leluasa, sedangkan kreativitas dapat dilihat dari 1) adaptasi tema agar relevan dengan isu kontemporer, 2) eksplorasi emosi karakter secara mendalam, 3) teknik pementasan modern, 4) visualisasi dan improvisasi panggung.The gaul kethoprak of the Javanese language and literature education study program, FBS Unnes, always carries out conventions and innovations. This study aims to 1) describe the special characteristics of gaul kethoprak of the Javanese language and literature education study program, FBS Unnes, 2) describe the form of creativity of gaul kethoprak of the Javanese language and literature education study program, FBS Unnes. This study is a qualitative descriptive study. The primary data source of this study is 4 kethoprak manuscripts while the secondary data source of this study is video documentation of gaul kethoprak performances that can be accessed via YouTube and scientific articles related to gaul kethoprak published in accredited scientific journals. The data collection technique used in this study is to observe and take notes. The data analysis technique used in this study is a qualitative analysis technique developed by Miles and with three main stages: 1) data reduction, 2) data display, and 3) drawing conclusions. The results of the study show that Gaul kethoprak developed by the Javanese Language and Literature Education Study Program, FBS Unnes displays prominent characteristics through a harmonious blend of traditional and modern elements. The distinctive characteristics of Unnes' gaul kethoprak can be seen from the mixture of traditional Javanese and slang/modern language, humor and improvisation in jokes, free reinterpretation of classical historical stories, while creativity can be seen from 1) adaptation of themes to be relevant to contemporary issues, 2) in-depth exploration of character emotions, 3) modern staging techniques, 4) visualization and stage improvisation.
Copyrights © 2025