Universitas ABC sebagai lembaga pendidikan telah menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui Sistem Informasi Akademik (SISFO) yang terhubung ke jaringan internet untuk mendukung proses bisnis akademik agar lebih cepat dan mudah. Sistem ini menjadi aset penting karena terdiri dari perangkat keras, jaringan komputer, perangkat lunak berupa aplikasi serta basis data, dan pengguna. Pengelolaan dan keamanan informasi SISFO ditangani oleh Divisi IT. SISFO menyediakan layanan seperti kalender akademik, jadwal mengajar, input nilai, pembayaran, KRS, KHS, DKN, dan berbagai kebutuhan akademik lainnya yang terkait pada Dosen dan Mahasiswa. Sistem ini tetap memiliki potensi ancaman yang perlu diantisipasi untuk bertujuan mengetahui kelemahan dan kemungkinan risiko yang akan terjadi. Penelitian ini membahas manajemen risiko teknologi informasi pada SISFO yang berpotensi mengganggu kelancaran proses akademik. Dengan menggunakan metode ISO 31000, penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi, penilaian, dan evaluasi risiko. Hasil menunjukkan bahwa koneksi internet ISP merupakan risiko kritis yang perlu perhatian khusus. Penerapan manajemen risiko yang tepat dapat menjaga keberlangsungan operasional SISFO dan menjadi acuan bagi institusi pendidikan lain dalam pengelolaan sistem informasi akademik
Copyrights © 2025