Pasca pandemi, media sosial menjadi tulang punggung pemasaran digital bagi usaha mikro, termasuk homestay, karena efektifitas dan biayanya yang terjangkau. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemanfaatan Instagram dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh pelaku homestay di kawasan wisata Cipanas, Kabupaten Cianjur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten Instagram dan wawancara mendalam dengan lima pemilik homestay. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai katalog digital, media interaksi dengan calon tamu, dan alat untuk membangun kepercayaan. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan pengetahuan dalam menciptakan konten yang konsisten dan strategis. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pelatihan khusus untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan mengelola konten sangat diperlukan agar para pelaku homestay dapat memaksimalkan potensi pemasaran yang ditawarkan oleh platform Instagram.
Copyrights © 2025