Penelitian ini menguji intervensi pendidikan tazkiyatun nafs untuk mengurangi overconsumption terhadap konten brainrot media sosial di kalangan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental design sederhana dengan pendekatan kuantitatif. Dari penelitian yang dilakukan terbukti bahwa pendidikan tazkiyatun nafs mampu mengubah perilaku digital, meningkatkan spiritual dan intelektual serta membentuk self control pada siswa. Penelitian ini berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya keagamaan dan psikologi, yang menyentuh aspek spiritual, mental, dan perilaku sekaligus.
Copyrights © 2025