Kemiskinan merupakan fenomena multidimensi yang tidak dapat direduksi hanya pada ukuran pendapatan. United Nations Development Programme (UNDP) memperkenalkan Human Poverty Index (HPI) dalam Human Development Report (1997) untuk mengukur deprivasi manusia pada dimensi dasar kehidupan. Artikel ini mengulas relevansi HPI serta transformasinya menuju Multidimensional Poverty Index (MPI) sebagai kerangka analitis untuk menilai ketimpangan pembangunan kota dan wilayah. Menggunakan studi literatur dan data statistik resmi Kota Jambi, kajian ini menunjukkan bahwa ukuran kemiskinan multidimensi memberikan gambaran yang lebih kaya tentang sumber deprivasi (kesehatan, pendidikan, dan standar hidup), membuka ruang perumusan kebijakan yang lebih presisi dan inklusif di level subnasional. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemiskinan multidimensional di Kota Jambi dengan menggunakan metode HPI, mengaitkannya dengan dinamika pembangunan wilayah, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang berbasis pada hasil analisis tersebut. Hasil yang diharapkan adalah tersedianya kerangka analisis yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan
Copyrights © 2025