Agresivitas verbal di media sosial menjadi permasalahan yang relatif penting saat ini. Hal itu ditunjukkan dengan penggunaan kata-kata, ujaran verbal, yang umumnya diwujudakan menggunakan bahasa dengan konotasi negatif, yang ditujuan untuk menyerang orang lain (pengguna lainnya). Artikel ini bertujuan mendapatkan gambaran holistik pada penyebab munculnya agresivitas verbal di media sosial beradsarkan kajian communibiology, dengan harapan bisa mendapatkan solusi efektif untuk mengurangi agresivitas verbal di media sosial. Lebih lanjut, artikel ini menggunakan pendekatan metodologis berupa kajian literatur (literature review) untuk menjelaskan fenomena agresivitas verbal yang umum terjadi di media sosial. Kajian communibiology menuntun peneliti mendapatkan gambaran besar bahwa sebagian besar agresivitas verbal di media sosial berkaitan dengan mekanisme fisiologis dalam otak, yang berkaitan dengan kepribadian dan pengendalian diri. Pada akhirnya, artikel ini menyarankan bahwa pengendalikan diri merupakan cara efektif untuk menekan kemungkinan penggunaan komunikasi yang buruk, dan agresivitas verbal di media sosial
Copyrights © 2020