Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi tradisi lisan Sasak dalam ekosistem media digital, khususnya melalui representasi cerita rakyat dalam kanal YouTube Kampus Nusa dan Sasak Story. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi naratif, penelitian ini menganalisis bagaimana narasi cerita rakyat Sasak direkontekstualisasikan dalam bentuk video digital serta bagaimana nilai-nilai budaya lokal dipertahankan dan dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten digital tersebut berhasil menggabungkan unsur tradisional dan modern sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda sebagai agen pelestari budaya digital. Penelitian ini menegaskan bahwa media digital memiliki potensi besar dalam pelestarian sekaligus inovasi budaya lokal, dengan catatan pentingnya menjaga otentisitas dan sensitivitas budaya agar terhindar dari komodifikasi. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman dinamika pelestarian budaya tradisional dalam konteks digitalisasi dan globalisasi
Copyrights © 2025