Pola tidur yang sehat berperan penting dalam menjaga keseimbangan fisik, emosional, dan fungsi kognitif mahasiswa. Dalam lingkungan akademik yang padat, gangguan tidur seperti kurang tidur dan kebiasaan begadang berpotensi menurunkan performa akademik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan 43 mahasiswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa tidur kurang dari 6 jam per malam dan mengalami insomnia sesekali. Sebagian besar merasakan dampak negatif terhadap konsentrasi, rasa lelah, dan produktivitas belajar. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar mahasiswa menyadari adanya pengaruh pola tidur terhadap aktivitas akademik. Sebanyak 74,4% menyatakan bahwa tidur memengaruhi konsentrasi belajar, 67,4% merasa lelah saat beraktivitas akibat kurang tidur, dan 76,7% merasa lebih produktif jika tidur cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa menyadari pentingnya tidur yang cukup, gaya hidup dan tekanan akademik masih menjadi kendala dalam penerapan pola tidur sehat. Penggunaan gawai sebelum tidur juga menjadi salah satu faktor penyebab gangguan tidur yang signifikan.
Copyrights © 2025