Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kreativitas karyawan dengan budaya inovatif sebagai variabel mediasi, pada barista kedai kopi di Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik purposive sampling dan metode analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kreativitas karyawan, namun memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk budaya inovatif di tempat kerja. Budaya inovatif tersebut berperan sebagai mediator dalam memperkuat hubungan tidak langsung antara kepemimpinan transformasional dan kreativitas. Temuan ini menegaskan bahwa untuk meningkatkan kreativitas barista, tidak cukup hanya melalui gaya kepemimpinan yang inspiratif, tetapi juga memerlukan lingkungan kerja yang mendukung eksplorasi ide, eksperimen, dan kolaborasi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi kepemimpinan dan budaya organisasi dalam industri kreatif, khususnya sektor kedai kopi.
Copyrights © 2025