Penelitian ini mengkaji transformasi praktik akademik mahasiswa di Perguruan Tinggi Mataram dalam penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Studi fenomenologis ini menyoroti perubahan gaya belajar, penggunaan bahasa ilmiah, dan kedisiplinan intelektual mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT mempermudah akses informasi dan penyusunan tugas, sehingga gaya belajar menjadi lebih efisien dan kolaboratif. Namun, ketergantungan pada teknologi ini juga menimbulkan risiko penurunan kemampuan berpikir kritis dan tantangan etika terkait orisinalitas karya ilmiah. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan pendidikan etika akademik dan kebijakan institusional dalam menghadapi perkembangan teknologi AI di dunia pendidikan tinggi. Selain itu, interaksi mahasiswa dengan ChatGPT juga mencerminkan negosiasi nilai budaya akademik yang dinamis di era digital
Copyrights © 2025