Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi pemikiran politik Syekh Ahmad Yasin di Palestina dari perspektif konstruktivisme Alexander Wendt. Ahmad Yasin merupakan pendiri gerakan Hamas, mengedepankan perlawanan bersenjata berbasis ideologi Islam. Penelitian ini menganalisis bagaimana identitas, nilai, dan konstruksi sosial membentuk pandangan politik dan strategi aktor. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dan studi pustaka dalam mengumpulkan data dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pemikiran politik tokoh berakar pada latar belakang ideologi, pendidikan, dan pengaruh sosial. Pemikiran politik aktor bertujuan untuk membebaskan Palestina dari penjajahan. Aktor membangun legitimasi melalui semangat jihad, kesyahidan dan solidaritas Islam. Konstruktivisme menginterpretasikan tindakan politik aktor tidak berdasarkan kepentingan material, melainkan juga pada identitas, nilai historis, dan norma sosial yang Yasin refleksikan sejak dimulainya kolonialisme modern di Palestina.
Copyrights © 2025