Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan distribusi kecepatan aliran pada dua jenis saluran terbuka di Kecamatan Recopansing, Kabupaten Maros. Pengukuran dilakukan menggunakan current meter pada saluran pasangan batu dan saluran tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan aliran pada saluran pasangan batu lebih tinggi, yaitu 0,531 m/s, dibandingkan saluran tanah sebesar 0,369 m/s. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kekasaran dasar dan tebing saluran, di mana saluran tanah memiliki kekasaran hidraulik yang lebih besar sehingga menyebabkan rugi-rugi energi lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa material saluran berpengaruh signifikan terhadap distribusi dan kecepatan aliran, yang dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan dan pengelolaan saluran irigasi maupun drainase.
Copyrights © 2024