Penelitian ini menunjukkan bahwa lirik lagu “Mangu” karya Charita Utami dan Fourtwnty mengandung makna denotatif dan konotatif yang sarat akan nilai-nilai emosional, spiritual, dan ideologis. Melalui pendekatan semantik dan teori Barthes, ditemukan bahwa lirik lagu ini tidak hanya menggambarkan konflik dalam hubungan asmara, tetapi juga merefleksikan ketegangan antara rasa dan keyakinan yang menjadi akar dari perpisahan. Makna konotatif yang terkandung dalam lirik mendominasi dan menghadirkan kedalaman makna yang mencerminkan realitas sosial kontemporer, khususnya tentang perbedaan prinsip hidup dalam hubungan antarindividu. Oleh karena itu, lagu ini tidak hanya menjadi karya seni yang estetik, tetapi juga menjadi media kritik sosial dan refleksi personal yang kuat.
Copyrights © 2025