Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan utama di Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, dengan 94% masyarakat masih membakar sampah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik menjadi kompos dengan metode Takakura untuk mengurangi volume sampah di Desa Maron. Solusi terpilih untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos Takakura dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan menunjukkan hasil yang positif dengan tingkat kehadiran peserta mencapai 93,33%. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, yang mengindikasikan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 85,71 menjadi 98,93. Analisis dengan Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test dengan p-value 0,05, sementara N-Gain Score yang tinggi mengindikasikan peningkatan pemahaman yang signifikan. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos Takakura terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik, berkontribusi dalam mengurangi volume sampah, dan meningkatkan kualitas lingkungan di Desa Maron.
Copyrights © 2025