Artikel ini menguraikan gejala psikologis keberagamaan di kalangan remaja dan anak serta masalah dengan pendidikan Islam di abad teknologi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan studi pustaka memiliki peningkatann Religiositas di kalangan anak dan remaja itu terancam oleh beberapa aspek, seperti psikologis, sosial, dan teknologi. Karena itu, pendidikan agama harus menanggalkan metode yang fleksibel dan responsif, sehingga dapat menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah banyaknya data digital
Copyrights © 2025