Penelitian ini mengkaji strategi musyrif asrama dalam pembiasaan shalat berjamaah dan budaya santri di SMA IT Pesantren Terpadu Darul Qur’an Mulia Bogor. Latar belakangnya adalah pentingnya peran musyrif dalam membentuk karakter santri yang religius dan berdisiplin melalui kegiatan ibadah rutin di lingkungan asrama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk strategi musyrif dalam membimbing santri agar terbiasa shalat berjamaah dan menumbuhkan budaya positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan musyrif meliputi keteladanan, pengawasan langsung, pembinaan personal, serta pemberian reward dan punishment. Strategi ini terbukti efektif dalam membentuk kedisiplinan dan karakter islami pada santri. Adapun hambatan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran santri terhadap pentingnya kedisiplinan, pengaruh lingkungan luar, serta kendala teknis seperti keterbatasan fasilitas dan penggunaan alat elektronik. Meski demikian, dukungan dari pihak pesantren dan orang tua menjadi faktor pendukung penting. Kesimpulannya, musyrif asrama memiliki peran sentral dalam menanamkan budaya shalat berjamaah dan nilai-nilai kedisiplinan. Perlu adanya peningkatan kapasitas musyrif melalui pelatihan dan evaluasi rutin guna mendukung keberlanjutan pembentukan karakter santri.
Copyrights © 2025