Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terus meningkat jumlahnya di Indonesia dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Jika tidak ditangani dengan baik, DM dapat menyebabkan kecacatan dan kematian. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2 untuk mencegah komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi efektivitas Pondok DM terhadapĀ gula darah, DSCA, kualitas hidup pasein DM tipe 2 di kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan metode pretest dan posttest control group, yang dilakukan di sepuluh UPT Puskesmas di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Teknik sampel yaitu Purposive Sampling. Jumlah sampel terdiri dari 60 pasien DM tipe 2, yang dibagi menjadi kelompok intervensi (30 pasien) dan kelompok kontrol (30 pasien). Data dianalisis menggunakan uji t-paired untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah tiga bulan, kelompok intervensi mengalami penurunan rata-rata Gula Darah Puasa (GDP) sebesar 39,3 dan Gula Darah 2 Jam Post Prandial (GDPP) sebesar 67,6, sementara pada kelompok kontrol penurunan GDP sebesar 17,7 dan GDPP sebesar 2,7. Selain itu, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan nilai DSCA sebesar 11,7 dan kualitas hidup (SF36) sebesar 116,6, yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulannya, program Pondok DM efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2 melalui penurunan kadar gula darah dan peningkatan aktivitas harian serta kualitas hidup.
Copyrights © 2025