Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah pangan. Kebutuhan akan pangan akan semakin melonjak seiring dengan pertumbuhan laju penduduk yang dapat mempengaruhi harga pangan di pasaran. Fluktuasi harga pangan dipengaruhi oleh cuaca, musim dan permintaan yang naik di hari raya. Hal ini menjadi ancaman bagi kesejahteraan masyarakat terutama golongan menengah ke bawah dan pelaku bisnis dan mampu menurunkan daya beli masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan harga sembako di Jawa Barat serta melakukan simulasi daya beli masyarakat dari faktor inflasi dan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Exponential Smoothing Holt Winters model Multiplicative dan Additive. Hasil yang diperoleh terdapat 5 komoditas yang cocok denganĀ metodeĀ Exponential Smoothing Holt Winters model Multiplicative dan Additive dengan nilai MAPE yang kurang dari 10%. Sementara itu 4 komoditas lain kurang cocok dengan metode ini dikarenakan harga yang cenderung fluktuatif dengan komoditas yang memiliki MAPE terbesar adalah Cabai Merah Keriting sebesar 492,82% pada model Additive dan 94,69% pada model Multiplicative.
Copyrights © 2025