Areal High Conservation Value (HCV) pada perkebunan kelapa sawit terancam dikonversi menjadi penggunaan lain. Tanpa adanya insentif maka kelestarian areal berhutan di tengah perkebunan kelapa sawit terancam hilang. Untuk itu dibutuhkan strategi yang tepat karena keberadaan areal HCV tidak hanya berguna untuk mempertahankan keanekaragaman hayati tapi dapat mempertahankan penyimpanan emisi CO2e. Pemerintah berkepentingan untuk menjaga kelestarian areal HCV dengan cara menjadikannya sebagai bagian aksi mitigasi perubahan iklim. Dengan adanya kebijakan dari pemerintah menjadikannya sebagai bagian aksi mitigasi maka akan ada upaya sistematis untuk mempertahannya. Deforestasi periode 2006-2022 pada areal studi sebesar 199,68 ha atau 12,48 ha/tahun. Emisi pada hutan sekunder periode 2006-2022 sekitar 66.313,22 ton CO2e. Referensi emisi CO2e sekitar 4.144,58 ton/tahun atau 1,31%/tahun. Berdasarkan temuan ini, terlihat adanya kehilangan areal HCV secara bertahap dan akan terus terjadi pada waktu mendatang apabila tidak ada dukungan kebijakan pemerintah.
Copyrights © 2025