Pembelajaran IPA di sekolah dasar sering kali mengalami hambatan dan tantangan dalam menyampaikan materi pembeljaran, seperti energi dan listrik kepada siswa-siswi di kelas. Masalahnya terletak pada metode konvensional yang selalu diterapkan oleh para guru di sekolah. Yang mana pembelajaran akan berpusat pada guru, dan cenderung membatasi partisipasi aktif dan pemahaman siswa. Akibatnya siswa mengalami penurunan akibat metode pembelajaran yang membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode Investigasi Grup (GI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi energi. Sehingga dapat menjadi solusi pada permasalahan pembelajaran di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas (PTk) melalui 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas III SDN 4 Situjaya. Hasil tes belajar dan dokumentasi digunakan sebagai instrumen pada penelitian ini. Hasilnya adalah terjadinya peningkatan yang positif pada siswa-siswi selama pembelajaran berlangsung dengan indikator kerjasama dan komunikasi yang semakin optimal. Sehingga terjadinya peningkatan nilai yang signifikan pada hasil tes ujian siswa. Kesimpulannya, penelitian membuktikan bahwa metode investigasi group efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi energi listrik melalui kerja sama metode investigasi group.
Copyrights © 2025