Latar Belakang: Kematian akibat merokok memiliki dampak yang sangat besar bagi remaja. Kemudahan akses dan rasa ingin tahu yang tinggi dari remaja terhadap informasi di era digital dapat mempengaruhi perilaku merokok. Deteksi dini tentang faktor yang mempengaruhi perilaku merokok perlu digali untuk mencegah peningkatan perilaku merokok Tujuan: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan paparan informasi tentang bahaya merokok terhadap perilaku merokok pada remaja Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini berjumlah 600 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 276 orang. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data menggunakan chi square. Hasil: Respon dengan tingkat pengetahuan rendah sebanyak 140 orang, sedang 63 orang dan tinggi 73 orang. Responden yang terpapar informasi sebanyak 152 orang dan responden tidak terpapar informasi sebanyak 126 orang. Tingkat pengetahuan memiliki hubungan terhadap perilaku merokok dengan p-value 0,000 dan paparan informasi memiliki hubungan terhadap perilaku merokok dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan paparan informasi memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku merokok siswa SMP. Pendampingan dan peningkatan aktifitas fisik perlu ditingkatkan pada siswa SMP untuk menurunkan perilaku merokok siswa.
Copyrights © 2024