Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam lirik lagu Anakku Naburju dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Lagu ini dipilih karena merupakan salah satu bentuk sastra lisan dalam budaya Batak Toba yang kaya akan nilai-nilai moral, emosional, dan spiritual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis semiotik yang meliputi tiga level: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, lirik lagu ini menyampaikan pesan kasih sayang dan dukungan orang tua kepada anaknya yang sedang merantau atau menuntut ilmu. Pada tingkat konotatif, ditemukan makna yang lebih dalam seperti kekuatan mental, doa sebagai penguat spiritual, dan kecemasan orang tua dalam melepas anaknya. Sementara itu, pada level mitos, lagu ini merepresentasikan pandangan hidup masyarakat Batak, antara lain pentingnya perantauan, peran doa, serta nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Lagu Anakku Naburju tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai budaya antar generasi. Melalui analisis semiotika, penelitian ini menegaskan bahwa teks lagu dalam masyarakat tradisional memiliki peran penting dalam membentuk identitas budaya dan menyampaikan ideologi sosial. Dengan demikian, lagu ini merupakan refleksi dari struktur nilai dan pandangan hidup masyarakat Batak Toba yang tetap relevan hingga kini.
Copyrights © 2025