Setiap orang membutuhkan orang lain dalam hidupnya, seperti keluarga, teman, dan rekan kerja, yang dapat saling membantu ketika seseorang menghadapi situasi sulit dalam hidupnya. Empati adalah istilah psikologis yang berarti dimana satu orang dapat merasakan apa yang orang lain rasakan. Di era globalisasi atau yang biasa disebut dengan era modern ini menjadikan merosotnya tingkat empati bagi individu, khususnya para remaja. Pada perkembangan zaman yang pesat ini menjadikan tingginya egoisme pada tiap remaja sehingga kepedulian orang lain semakin berkurang. Kenyataan hari ini adalah bahwa kepedulian terhadap manusia lain berkurang dan lebih disibukkan dengan kepentingan terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan sikap empati guna meminimalisir perilaku bullying pada santri. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif secara berkala. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 82. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
Copyrights © 2023