Latar belakang: Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) dipertimbangkan sebagai penanda inflamasi untuk menilai derajat klinis COVID-19 pada anak, namun data lokal masih terbatas.Objektif: Menilai hubungan antara gejala/derajat klinis dengan NLR pada anak dengan COVID-19.Metode: Studi analitik korelatif dengan desain potong lintang menggunakan data rekam medis sekunder pasien pediatrik terkonfirmasi COVID-19 yang dirawat di ruang isolasi RS H. Abdul Manap, Kota Jambi, Januari–Juli 2021. Variabel utama: derajat klinis dan NLR (cut-off 3,13). Analisis menggunakan uji korelasi serta estimasi kekuatan hubungan.Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (55,1%), berderajat klinis ringan (87,7%), dan memiliki NLR <3,13 (98%). Terdapat korelasi lemah namun bermakna antara derajat klinis (ringan–sedang) dan NLR (r=0,386; p=0,006).Kesimpulan: Derajat klinis COVID-19 pada anak berkorelasi lemah tetapi signifikan dengan NLR, dengan sebagian besar kasus ringan menunjukkan NLR <3,13. NLR berpotensi sebagai penanda pendukung stratifikasi klinis; diperlukan penelitian prospektif dengan ukuran sampel memadai untuk memvalidasi temuan ini.
Copyrights © 2024