Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan jumlah hotel terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Jawa Barat selama periode 2020–2024. Pajak hotel merupakan salah satu komponen penting dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan dalam pembiayaan pembangunan daerah, khususnya di wilayah dengan potensi pariwisata yang tinggi seperti Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini terfokus pada wisatawan domestik, hotel berbintang dan tingkat hunian hotel berbintang. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independent yaitu jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel, dan jumlah hotel berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel. Secara parsial tingkat hunian hotel menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan pendapatan dari sektor ini. Sedangkan jumlah wisatawan dan jumlah hotel tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak hotel. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata secara langsung dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi pajak hotel. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat sektor pariwisata dan menciptakan strategi yang mampu meningkatkan daya tarik wisata serta tingkat hunian hotel.
Copyrights © 2025