Salah satu tanggung jawab UPTD PPA Sumatera Utara adalah mendampingi korban dalam pemulihan trauma dengan psikolog. Pendampingan ini sangat penting untuk mengembalikan rasa aman korban dan memudahkan proses pemulihan trauma. Pendampingan ini menggunakan komunikasi interpersonal, dengan fokus pada komunikasi terapeutik. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptif digunakan. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan wawancara observasi dan dokumentasi penting. Informan dalam penelitian ini, para psikolog pendamping dan penjaga asrama di UPTD PPA Sumatera Utara, dipilih secara curvatif. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis dan humberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendampingan psikologi di UPTD PPA Sumatera Utara menggunakan komunikasi interpersonal dan berkonsentrasi pada penyembuhan trauma korban. Proses komunikasi terapeotik dibagi menjadi empat tahap, menurut Suryani (2015): pra interaksi, orientasi, kerja, dan terminasi. Psikolog juga cukup baik untuk mendampingi anak korban kekerasan seksual, tetapi mereka kurang memperhatikan latar belakang budaya, suku, dan ekonomi korban di tahap pra-interaktif.
Copyrights © 2023