Administrasi kependudukan merupakan bagian penting dalam sistem administrasi negara yang berperan signifikan dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan layanan administrasi kependudukan melalui program Kios E-Pak Ladi. Dalam penerapan kebijakan didasarkan pada Peraturan Bupati Pasuruan (PERBUB) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan pelaksanaan kebijakan Kios E-Pak Ladi dalam meningkatkan pelayanan kependudukan di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, yang berfokus pada teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan informan yang terdiri dari operator program Kios E-Pak Ladi, perangkat desa, dan masyarakat yang terlibat di Kantor Desa Wonokoyo. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Kios E-Pak Ladi di Desa Wonokoyo telah berjalan, namun masih terdapat beberapa tantangan, seperti gangguan pada aplikasi, kerusakan perangkat komputer, kurangnya pengawasan dan sosialisasi yang efektif, serta kurang responsifnya pelaksana dalam memberikan layanan online
Copyrights © 2025