Permasalahan yang sering muncul dalam pembangunan ekonomi, terutama di daerah dengan sumber daya alam melimpah dan lahan kosong yang relatif luas, adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah ini adalah melalui pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran KWT Adem Ayem dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi di Dukuh Rejosari, Kelurahan Ngijo, Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT Adem Ayem berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga, baik secara langsung melalui tambahan pendapatan kelompok, maupun secara tidak langsung melalui peningkatan pengetahuan anggota dalam bidang pertanian dan perikanan. Meskipun anggota belum memperoleh dana pribadi, tetapi kegiatan ini dapat menekan pengeluaran rumah tangga. Faktor pendukung mencakup dukungan pemerintah, keluarga, dan semangat gotong royong, sementara kendala meliputi keterbatasan alat, modal, serta waktu anggota. KWT Adem Ayem terbukti sebagai sarana pemberdayaan perempuan dan penggerak ekonomi kelompok.
Copyrights © 2025