Kegiatan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan memiliki peran penting dalam membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar mandiri setelah bebas. Salah satu bentuk pembinaan adalah pelatihan hidroponik di Lapas Kelas IIB Ngawi. Metode yang digunakan berupa pendidikan masyarakat berbasis pelatihan melalui penyampaian materi, demonstrasi, serta praktik langsung oleh WBP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa WBP antusias dan mampu memahami dasar-dasar budidaya hidroponik. Kegiatan ini memberikan keterampilan baru, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjadi bekal kemandirian setelah bebas. Dengan demikian, pelatihan hidroponik efektif sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di Lapas.
Copyrights © 2025