Penggunaan boiler memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang proses produksi pada berbagai industri salah satunya industri kayu. Boiler dapat menghasilkan panas yang berasal dari perebusan air yang nantinya akan menghasilan uap panas. Uap panas yang dihasilkan nantinya akan dialirkan ke dalam berbagai unit produksi yang membutuhkan energi panas. Penelitian ini menganalisis emisi gas buang dari pembakaran limbah kayu pada boiler di salah satu industri pengolahan kayu di Gresik, Jawa Timur, dengan pendekatan perhitungan stoikiometrik. Kayu bakar yang digunakan memiliki komposisi kimia dominan berupa karbon (43,43%), oksigen (48,21%), dan hidrogen (6,58%). Proses pembakaran dianalisis berdasarkan neraca massa dan kebutuhan oksigen, untuk memperkirakan laju alir mol dan konsentrasi emisi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi yang dihasilkan, seperti partikulat (124,258 mg/Nm³), SO₂ (87,712 mg/Nm³), dan NO₂ (160,109 mg/Nm³), masih berada jauh dibawah ambang batas yang ditetapkan dalam Permen LH No. 7 Tahun 2007. Dengan demikian, proses pembakaran limbah kayu pada boiler ini dapat dikategorikan aman bagi lingkungan. Kata kunci: Boiler, Emisi, Stoikiometri
Copyrights © 2025