Pemanfaatan pekarangan rumah melalui hortikultura berpotensi mendukung ketahanan pangan, namun masih terkendala keterbatasan pengetahuan masyarakat. Kegiatan sosialisasi hortikultura pekarangan di Desa Sendang, Kabupaten Tulungagung, pada 31 Juli 2025 diikuti 32 peserta dengan metode penyuluhan interaktif dan praktik budidaya polybag. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman serta perubahan persepsi masyarakat terhadap fungsi pekarangan menjadi sumber pangan berkelanjutan. Program ini memberikan manfaat multidimensi, meliputi aspek ekonomi, gizi, dan lingkungan, sekaligus memperkuat ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan di tingkat rumah tangga. Potensi keberlanjutan dinilai tinggi berkat kondisi agroklimat dan antusiasme warga, meskipun memerlukan pendampingan lanjutan serta pembentukan kelembagaan lokal. Temuan ini menegaskan hortikultura pekarangan sebagai strategi efektif untuk memperkuat ketahanan pangan desa.
Copyrights © 2025