Hanjeli termasuk ke dalam pangan lokal yang masih terus dilakukan inovasinya di Indonesia sehingga perlu dilakukan inovasi sebagai bahan baku dalam pembuatan produk. Tepung hanjeli dapat dilakukan modifikasi terhadap patinya sehingga akan menambah sifat fungsionalnya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengembangkan bahan pangan lokal yaitu tepung hanjeli yang dimodifikasi dan penambahannya pada pembuatan cookies. Penelitian ini 1 faktor dengan 3 taraf perlakuan yaitu perbandingan tepung hanjeli termodifikasi dengan tepung terigu (100:0, 75:25, dan 50:50). Pengujian yang dilakukan yaitu uji proksimat, uji kadar serat, uji sensori, dan uji hedonik. Tepung hanjeli yang dimodifikasi dapat menurunkan kadar air, kadar lemak, dan hanya sedikit kadar protein akibat pemanasan pada proses autoclaving. Berdasarkan mutu hedonik cookies perbandingan tepung terigu 50% dan tepung hanjeli termodifikasi 50% menghasilkan produk yang paling disukai dengan mutu sensori berwarna cokelat cerah, aroma tidak langu, tekstur renyah, dan memiliki rasa manis. Hasil analisis cookies terpilih yaitu kadar air 8,70%; kadar abu1,36%; kadar protein 8,11%; kadar lemak 20,38%; kadar karbohidrat 61,44%;nilai kalori 466,14 Kkal; dan serat kasar 11,26%.
Copyrights © 2025