Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kerugian opersional KA argo parahyangan khususnya pada jumlah pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan dinamis untuk menganalisis dan mensimulasikan setiap skenario berdasarkan studi literatur akibat dampak yang diterima kepada KA argo parahyangan apabila tetap melayani koridor yang sama dengan kereta cepat. Pembangunan model,analisis dan simulasi menggunakan software vensim PLE-X64. Hasil penelitian menampilkan bahwa model skenario 1 yaitu dengan kebijakan perbedaan tarif sebesar 200 ribu memberikan pengaruh pada kerugian opersional KA argo sebesar 38% untuk penurunan jumlah keseluruhan penumpang. Adapun skenario 2 yaitu dengan kebijakan perbedaan tarif sebesar 20-25 ribu menampilkan hasil simulasi berupa kerugian opersional KA argo parahyangan sebesar 84% untuk penurunan jumlah keseluuruhan penumpang.
Copyrights © 2025