Persalinan dengan metode sectio caesarea merupakan prosedur bedah yang dilakukan untuk melahirkan bayi. Sebagian ibu yang menjalani operasi ini mengalami keterlambatan dalam pengeluaran ASI, yang berdampak pada munculnya kecemasan dan menghambat produksi hormon prolaktin serta oksitosin. Salah satu cara nonfarmakologis untuk mengatasi hambatan ini adalah dengan terapi pijat SPEOS. Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorfin, Oksitosin, dan Sugestif) bertujuan merangsang produksi oksitosin melalui pijatan yang memicu hormon endorfin dan oksitosin serta memberikan efek sugestif yang memperkuat rasa percaya diri ibu dalam menyusui. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien pasca sectio caesarea yang mengalami gangguan menyusui dengan intervensi pijat SPEOS. Pendekatan studi menggunakan metode deskriptif berdasarkan proses keperawatan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta kuesioner produksi ASI dengan melibatkan dua responden. Hasil menunjukkan bahwa masalah menyusui pada kedua responden dapat diatasi pada hari kedua intervensi. Dengan demikian, pijat SPEOS terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu pasca sectio caesarea yang mengalami hambatan menyusui.
Copyrights © 2025