Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi representasi dan pergeseran nilai-nilai etika syariah dalam pengelolaan zakat dan wakaf oleh bank syariah kontemporer di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2024. Dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat serta menggunakan strategi pencarian terstruktur, penelitian ini mengidentifikasi narasi dominan dan tersembunyi terkait praktik institusional dan nilai-nilai normatif dalam pengelolaan dana sosial Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bank syariah telah berhasil meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan zakat dan wakaf, terdapat indikasi pergeseran orientasi dari nilai spiritual ke arah teknokratis dan profesionalisme kelembagaan. Ketegangan antara logika pasar dan prinsip-prinsip etika Islam muncul terutama pada aspek target bisnis dan birokratisasi pengelolaan. Faktor-faktor seperti tuntutan modernisasi, tekanan regulatif, dan kurangnya pemahaman mendalam terhadap maqāṣid al-syarī‘ah menjadi pemicu utama pergeseran tersebut.Sebagai rekomendasi, artikel ini menyarankan agar bank syariah dan lembaga pengelola zakat-wakaf memperkuat integrasi nilai etika dalam sistem kelembagaan dan pengambilan keputusan. Secara praktis, hasil kajian ini dapat menjadi rujukan strategis bagi pembuat kebijakan dalam merancang regulasi yang mendukung keberlanjutan etika syariah. Secara teoritis, temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan ekonomi Islam berbasis nilai, serta memperkuat kerangka teori Islamic Institutional Ethics dan Islamic Social Finance dalam kajian akademik kontemporer.
Copyrights © 2025