Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas bank syariah melalui penerapan metode CAMELS di tengah era ketidakpastian ekonomi global. Ketidakpastian tersebut mencakup krisis geopolitik, fluktuasi harga energi, dan dampak pasca pandemi COVID-19, yang menuntut evaluasi menyeluruh terhadap ketahanan sistem keuangan syariah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan mengumpulkan dan menganalisis 30 artikel ilmiah terpublikasi pada rentang 2013–2024 yang relevan dengan metode CAMELS dalam konteks bank syariah.Hasil kajian menunjukkan bahwa komponen CAMELS seperti Capital Adequacy dan Asset Quality paling sering dianalisis dalam studi terdahulu, sedangkan aspek Sensitivity to Market Risk masih kurang diperhatikan meskipun sangat penting dalam konteks syariah. Selain itu, terdapat variasi dalam penerapan indikator dan ketidakkonsistenan dalam analisis antar studi, yang mengindikasikan adanya kebutuhan akan standardisasi kerangka CAMELS yang sesuai dengan karakteristik bank syariah.Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi antar komponen CAMELS serta pengembangan indikator khusus yang relevan dengan prinsip syariah dan konteks ekonomi makro. Implikasi praktis dari kajian ini ditujukan bagi regulator dan manajemen bank syariah dalam merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika ekonomi global. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkaya literatur keuangan syariah dan mendukung pengembangan model evaluasi stabilitas yang adaptif, komprehensif, dan berlandaskan prinsip syariah.
Copyrights © 2025