Ayam Geprek Bang Min merupakan salah satu kuliner ayam geprek populer di Pontianak yang berdiri sejak 2016. Gerai ini terkenal dengan ayam krispy yang digeprek dan dilumuri sambal dengan tingkat kepedasan yang dapat disesuaikan. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) “Geprek Bang Min” di Pontianak menghadapi tantangan dalam mengalokasikan sumber daya terbatas seperti bahan baku ayam, sambal, dan minuman pendamping untuk memenuhi permintaan harian dan memaksimalkan keuntungan. Penelitian ini menerapkan pemrograman linear metode grafik untuk menentukan kombinasi optimal antara produksi porsi ayam geprek reguler, ayam geprek spesial, serta tiga varian minuman pendamping (es teh, es jeruk, dan es kopi). Model matematis dibangun dengan fungsi tujuan memaksimalkan total laba, dibatasi oleh ketersediaan bahan baku harian, kapasitas maksimum penggorengan, dan permintaan pasar minimal untuk menjaga pelayanan konsumen. Studi ini mengkaji faktor keberhasilan Bang Min dalam mempertahankan kualitas rasa, pelayanan cepat, dan strategi pemasaran yang efektif sehingga mampu bersaing di pasar kuliner Pontianak yang semakin kompetitif.
Copyrights © 2025